https://simeulue.times.co.id/
Olahraga

Marc Marquez Ungkap Perubahan Ducati 2026

Selasa, 06 Januari 2026 - 14:04
Marc Marquez Bicara Perubahan Ducati di Musim Balap 2026 Marc Marquez dijadwalkan kembali mengendarai Ducati pada tes pramusim MotoGP di Sepang, awal Februari mendatang. (foto: MotoGP)

TIMES SIMEULUE, JAKARTA – Pengembangan motor MotoGP hampir tak pernah menawarkan keuntungan tanpa konsekuensi. Setiap pembaruan selalu menuntut kompromi, dan itulah yang kembali ditekankan Marc Marquez saat membahas arah pengembangan Ducati Desmosedici untuk musim 2026.

Marquez menyoroti upaya sejumlah pebalap Ducati, termasuk Francesco Bagnaia dan Fabio di Giannantonio, yang menginginkan peningkatan feeling pada bagian depan motor. Menurutnya, perbaikan di sektor tersebut memang krusial, namun berpotensi menimbulkan masalah baru di area lain.

“Ban depan selalu menjadi bagian paling sensitif bagi pebalap. Jadi wajar jika semua orang ingin feeling depan yang lebih baik,” ujar Marquez. “Tapi biasanya, saat bagian depan ditingkatkan, grip belakang justru bisa berkurang. Di situlah tantangannya: mencari kompromi yang tepat.”

Pebalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa pengembangan motor bukan soal mengejar satu aspek saja. Targetnya adalah menemukan peningkatan yang memberikan keuntungan secara keseluruhan, bukan hanya di satu lintasan, melainkan konsisten di semua sirkuit.

“Tidak ada langkah besar yang bisa diambil hanya dari satu area. Kalau memaksakan, risikonya justru salah arah,” kata Marquez.

Ducati sendiri, menurut Marquez, sudah memiliki basis motor yang sangat kuat. Karena itu, pendekatan yang akan diambil menuju musim 2026 adalah penyempurnaan kecil dan terukur, seperti yang dilakukan pada pengembangan musim sebelumnya.

Kerumitan arah pengembangan Ducati sempat terlihat saat pabrikan asal Italia itu memilih kembali ke spesifikasi mesin mendekati GP24, setelah sempat merencanakan penggunaan mesin GP25 dalam tes pramusim. Sementara Bagnaia dan di Giannantonio masih kesulitan menemukan performa konsisten pada motor 2025, Marquez justru tampil dominan pada musim debutnya bersama tim pabrikan Ducati.

Marquez mengunci keunggulan besar dalam perebutan gelar lewat rentetan 14 kemenangan beruntun—Sprint Race dan Grand Prix—dari seri Aragon hingga Hungaria. Ia menyebut tes pascabalap di Aragon sebagai titik balik terpenting secara teknis.

“Sejak tes Aragon, kami benar-benar melangkah maju,” ujarnya. “Ada peningkatan pada setelan motor dan aerodinamika. Saya merasa semakin nyaman, terutama dengan setelan motor.”

Ia mengungkapkan bahwa perubahan tersebut justru membuat motornya lebih mirip dengan Ducati yang digunakan pebalap lain. “Geometri dan dimensinya sama. Di awal musim saya mengendarai motor yang lebih ‘liar’, tapi setelah Aragon, motornya jauh lebih mudah dikendalikan.”

Marquez kini bersiap kembali ke lintasan setelah sempat mengalami cedera sepekan usai meraih gelar juara dunia kesembilannya di Motegi. Ia dijadwalkan kembali mengendarai Ducati pada tes pramusim MotoGP di Sepang, awal Februari mendatang. (*)

Pewarta : Rochmat Shobirin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Simeulue just now

Welcome to TIMES Simeulue

TIMES Simeulue is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.